
Dalam rangka membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berkarakter, Gugus Depan Surakarta 04/105 dan 04/106 Pangkalan SMP Negeri 20 Kota Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa). Kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 ini berlangsung dengan khidmat sekaligus meriah. Perjusa dilaksanakan pada tanggal 22 & 23 Mei 2026 di lingkungan SMP Negeri 20 Kota Surakarta.
Perjusa bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wadah bagi para siswa untuk mengimplementasikan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan nyata. Selama dua hari penuh, para peserta digembleng melalui berbagai aktivitas kepramukaan yang melatih ketangkasan fisik, kecerdasan mental, serta kekompakan tim.

Kegiatan dimulai pada Jumat pagi, 22 Mei 2026. Sejak pukul 07.00 WIB halaman sekolah telah dipadati oleh para peserta yang antusias membawa perlengkapan berkemah mereka. Setelah upacara pembukaan, para siswa dihadapkan pada tantangan pertama yaitu pendirian tenda dan materi pioneering. Di bawah bimbingan Dewan Galang dan pembina, kerja sama antaranggota regu langsung diuji untuk mendirikan tenda yang kokoh serta merangkai tongkat menggunakan tali pramuka.

Memasuki siang hingga sore hari, suasana semakin menyenangkan. Peserta menerima materi ketangkasan berupa sandi Morse dan Semaphore, dilanjutkan dengan materi Kepemimpinan. Tidak hanya fokus pada keterampilan kepanduan, panitia juga tetap mengutamakan aspek spiritual dengan menjadwalkan ibadah sholat berjamaah secara tertib.
Puncak keseruan hari pertama terjadi saat malam. Setelah melaksanakan ibadah dan makan malam, seluruh peserta berkumpul di halaman utama untuk mengikuti upacara api unggun yang sakral. Dipandu oleh Kak Setyo Septri, kobaran api unggun berhasil menghangatkan suasana malam sekaligus membakar semangat kepramukaan di dalam dada setiap penggalang. Malam keakraban kemudian berlanjut dengan kegiatan Wide Game (Kesatria Malam) yang diampu oleh Kak Joko Wiyono, Kak Tyas, dan Kak Lia Wuryan untuk menguji keberanian dan kejelian siswa sebelum mereka beristirahat.

Hari kedua kegiatan berlanjut sejak dini hari. Pukul 03.00 WIB, para siswa dibangunkan untuk mengikuti sesi renungan malam yang syahdu di bawah bimbingan Kak Nurul H dan Kak Yusuf. Momen ini menjadi ruang refleksi mendalam bagi siswa untuk mengoreksi diri dan memperkuat komitmen menjadi pribadi yang lebih berbakti kepada orang tua dan guru.
Setelah ibadah sholat subuh berjamaah, keceriaan pagi disambut dengan olahraga bersama Kak Khairul Nur Ihsan untuk menjaga kebugaran fisik peserta. Memasuki pukul 07.00 WIB, setelah menikmati sarapan pagi, seluruh peserta melaksanakan apel pagi dan bergotong-royong membongkar tenda. Rangkaian Perjusa resmi berakhir pada pukul 10.00 WIB setelah upacara penutupan yang diakhiri dengan pembagian hadiah dan makan siang sebelum siswa diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Melalui pelaksanaan Perjusa ini, diharapkan para siswa kelas 7 SMP Negeri 20 Kota Surakarta tidak hanya membawa pulang pengalaman seru, tetapi juga mematri nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, dan semangat gotong royong yang akan menjadi fondasi kokoh dalam menempuh jenjang pendidikan maupun kehidupan masa depan mereka.
Salam Pramuka!






